Pengertian Hadits Larangan Minum Sambil Berdiri

Posted on

Hadits larangan minum sambil berdiri adalah salah satu hadits yang cukup terkenal di kalangan umat Muslim. Hadits ini mengajarkan bahwa sebaiknya kita minum sambil duduk atau duduk bersila.

Larangan minum sambil berdiri ini juga termasuk dalam adab minum dalam Islam.

Asal Mula Hadits Larangan Minum Sambil Berdiri

Hadits larangan minum sambil berdiri berasal dari hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.

Hadits ini disampaikan oleh Anas bin Malik ra. yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya kalian tidak boleh minum sambil berdiri, barangsiapa lupa maka hendaklah dia muntah.”

Hadits ini menunjukkan bahwa minum sambil berdiri adalah sesuatu yang tidak disukai dalam agama Islam.

Makna Hadits Larangan Minum Sambil Berdiri

Makna dari hadits larangan minum sambil berdiri adalah agar kita menghormati makanan dan minuman yang Allah berikan kepada kita.

Dengan minum sambil duduk, kita dapat menikmati makanan dan minuman dengan lebih tenang dan santai. Selain itu, minum sambil duduk juga membantu proses pencernaan makanan dan minuman dalam tubuh.

Adab Minum dalam Islam

Adab minum dalam Islam sangatlah penting, karena makanan dan minuman adalah nikmat yang Allah berikan kepada manusia. Beberapa adab minum dalam Islam antara lain:

  • Minum sambil duduk atau duduk bersila, agar lebih santai dan tenang.
  • Membaca doa sebelum dan sesudah minum, sebagai bentuk syukur kepada Allah.
  • Meminum dengan tangan kanan, karena tangan kiri dianggap kurang bersih.
  • Menjaga kebersihan mulut dan gigi, sehingga tidak mengganggu orang lain saat berbicara atau bernapas.

Manfaat Minum Sambil Duduk

Ternyata, minum sambil duduk memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita, di antaranya:

  • Membantu proses pencernaan makanan dan minuman.
  • Menjaga keseimbangan tubuh saat minum, sehingga tidak mudah tersedak.
  • Mengurangi tekanan pada persendian, terutama pada orang yang sudah lanjut usia.
  • Mengurangi kemungkinan terjadinya gangguan pada saluran pencernaan.

Larangan Lain dalam Islam tentang Makan dan Minum

Selain larangan minum sambil berdiri, terdapat juga beberapa larangan lain dalam Islam tentang makan dan minum, di antaranya:

  • Makan dan minum dengan tangan kiri, karena dianggap kurang bersih.
  • Makan dan minum secara berlebihan atau berlebihan dalam konsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat.
  • Makan dan minum di tempat yang kotor atau tidak layak, seperti di toilet atau tempat sampah.
  • Makan dan minum dengan membunyikan mulut atau suara yang keras, yang dapat mengganggu orang lain.

Kesimpulan

Dalam Islam, ada banyak aturan dan adab yang harus diikuti dalam hal makan dan minum. Salah satu larangan yang cukup terkenal adalah larangan minum sambil berdiri.

Larangan ini berasal dari hadits yang mengajarkan agar kita menghormati makanan dan minuman yang Allah berikan kepada kita. Selain itu, minum sambil duduk juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita.

Oleh karena itu, marilah kita selalu memperhatikan adab dan larangan dalam makan dan minum agar kita dapat hidup dengan sehat dan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.