Perbandingan Paket Indosat vs Paket Unlimited Smartfren, Yang Mana Terbaik?

Sudah tidak asing lagi semua orang kini mengagung-agungkan paket internet. Banyak yang menyebutkan paket internet kini menjadi kebutuhan primer. Banyak provider di Indonesia menawarkan berbagai pilihan paket internet salah satunya paket unlimited Smartfren.

paket-unlimited-smartfren
Gadgetren.com

Disamping itu, berbagai benefit juga disediakan dengan pilihan harga menarik, mulai dari harga paling murah sampai harga terkomplit. Artikel kali ini akan dibahas perbandingan paket internet Indosat dengan Unlimited Smartfren. Mana yang terbaik dan menawarkan berbagai keuntungan, simak ulasannya!

Kartu Perdana Smartfren

Beberapa bulan lalu lebih tepatnya di awal tahun 2019 Smartfren telah meluncurkan kartu perdana. Bukan sembarang kartu perdana tetapi Kartu Perdana Super dengan internet 4G Unlimited. Tak lupa juga voucher isi ulang Super Kuota 4G.

Perdana Super Kuota 4G Unlimited disediakan kuota 1 GB per harinya, untuk satu bulan kuota 30 GB. Harga yang ditawarkan sangat bersahabat yakni Rp 65 ribu. Sementara, Voucher 4G Super Kuota menyediakan berbagai pilihan paket kuota isi ulang, diantaranya :

  • Super 4G 10 GB dengan harga Rp 30 ribu
  • Super 4G 16 GB dengan harga Rp 40 ribu
  • Super 4G 30 GB dengan harga Rp 60 ribu
  • Super 4G 60 GB dengan harga Rp 100 ribu

Semua paket kuota ini tersedia hanya dalam kartu perdana smartfren 4G. Harga yang ditawarkan ini hanya berlaku pada galeri resmi Smartfren. Tetapi, pada counter tertentu harga dapat berubah dan tampak lebih mahal. Oleh sebab itu, sebaiknya belilah kuota di counter resmi Smartfren.

Adapun paket unlimited Smartfren ini setiap hari membuat batas pemakaian maksimal berdasarkan FUP atau Fair Usage Policy yakni maksimal 1 GB. Apabila telah mencapai batas 1 GB per hari, dampaknya kecepatan 4G Super Unlimited akan diubah menjadi 512Kbps.

Perbandingan Paket Unlimited Smartfren VS Indosat Untuk Harga Rp. 50 Ribu

Berikut ini adalah perbandingan penggunaan paket Smartfren unlimited yang dibeli dengan harga Rp. 30 ribu dengan paket Indosat seharga Rp. 50 ribu. Harga paket internet Smartfren termasuk kartu perdana Super 4G khusus Unlimited Smartfren dengan Kuota 10 GB dibeli seharga Rp. 30 ribu.

Berbeda dari Indosat, paket unlimited 3 GB dibeli dengan harga Rp 50 ribu. Akan tetapi sayangnya belum termasuk pembelian kartu perdana baru. Indosat sama halnya dengan Smartfren ada batas FUP, tetapi tidak harian. Apabila penggunaan kuota melebihi 1 GB setelah melewati beberapa hari, dampaknya konektivitas Indosat semakin menurun.

Kami membeli paket perdana Indosat kosong tanpa isi kuota. Lalu kami mengisinya dengan voucher paket unlimited Indosat 3GB seharga Rp 50 ribu. Uji jaringan antar dua provide ini pun dilakukan melalui aplikasi Speed Test dari Ookla. Selain itu, juga diuji performanya dengan memainkan game online PUBG, menonton video Youtube, dan membuka lagu seperti di Spotify.

Alhasil dari pengujian paket internet dua provider ini berbeda. Speed test berguna sebagai pengukur jaringan Indosat dan Smartfren berdasarkan kecepatan pengunduhan dan pengunggahan dokumen.

Ketika kondisi hujan dan jam-jam sibuk, memang kecepatan internet Smartfren dan Indosat menurun. Di lokasi, kondisi dan jam tertentu terkadang Smartfren unggul. Indosat juga begitu. Dokumen yang digunakan berupa foto, video, dan file.

Selanjutnya dilakukan uji batas FUP kemudian kembali melakukan Speed Test. Hasilnya sudah dipastikan tidak seoptimal sebelum batas FUP terlewati. Akhirnya, terlihat bahwa Smartfen mampu mengunduh file dengan kecepatan 15,7 Mbps. Sementara kecepatan pengunggahan file sebesar 1,67 Mbps.

Hasil uji tes Indosat berada di bawah Smartfren, pengunduhan dengan Indosat hanya sebatas 14.2 Mbps dan kemampuan pengunggahan 0.45 Mbps. Selanjutnya, ketika digunakan untuk menonton YouTube, sebelum batas maksimal FUP terlewati keduanya sama-sama lancar dan tidak buffering. Video yang ditonton dengan resolusi tinggi Full HD dan HD.

Tetapi lagi-lagi kecepatan memutar video juga dipengaruhi beberapa faktor seperti waktu, lokasi, dan kondisi cuaca. Setelah batas penggunaan maksimal FUP 1 GB dan menonton Youtube keduanya tidak dapat ditonton dengan resolusi Full HD dan HD. Kecepatan pemutaran video juga semakin menurun meskipun tidak mengalami buffering.

Batas penggunaan kuota harian tersebut tidak berakibat untuk esok harinya. Pasalnya, setelah dicoba besok kemampuan internet kedua provider ini kembali seperti semula. Tetapi perbedaan mencolok terdapat pada Indosat. Setelah melewati FUP 1 GB, maka kecepatan internet menurun dan mengalami sedikit buffering.

Memang saat pemutaran video youtube resolusi video yang diputar dengan kuota Smartfren maksimal 360 pixel. Berbeda dengan Indosat yang semakin lama semakin menurun dan disesuaikan jumlah kuota.

Kemudian untuk pengetesan saat digunakan untuk bermain PUBG, sebelum FUD terlewati keduanya  cukup lancar. Tetapi setelah lewat 1 GB untuk kuota unlimited Smartfren tidak terlalu macet dibandingkan kuota Indosat. Pengecekan kuota Smartfren melalui  aplikasi MySmartfren, sementara kuota Indosat melalui aplikasi MyIM3.

Setelah serangkaian pengujian dilakukan, sisa kuota Smartfren adalah 1,37 Gb dan masa berlaku tersisa 18 hari. Hampir sama dengan kuota Indosat tersisa 1,5 GB dan masa berlaku pemakaian 18 hari. Smartfren jelas lebih cepat, banyak kuota, tidak buffering dibandingkan kuota Indosat.

Menyoal harga yang berbeda Rp. 20 ribu lebih murah, Smartfren unggul dibandingkan Indosat. Sementara kuota Smartfren juga lebih banyak yakni 10 GB dan Indosat sebatas 3 GB. Masalah konektivitas Smartfren jelas lebih unggul karena dibekali 4G LTE. Sementara kuota perdana Indosat hanya terbatas pada 2G dan 3G.

Gravatar Image
Penulis dan pengarang pasif yang suka membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.